Tampilkan postingan dengan label organik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label organik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2016

KOMPOS

Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik. Sedangkan pengomposan adalah proses di mana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, pengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.

Secara alami bahan-bahan organik akan mengalami penguraian di alam dengan bantuan mikroba maupun biota tanah lainnya. Namun proses pengomposan yang terjadi secara alami berlangsung lama dan lambat. Untuk mempercepat proses pengomposan ini telah banyak dikembangkan teknologi-teknologi pengomposan. Baik pengomposan dengan teknologi sederhana, sedang, maupun teknologi tinggi. Pada prinsipnya pengembangan teknologi pengomposan didasarkan pada proses penguraian bahan organik yang terjadi secara alami. Proses penguraian dioptimalkan sedemikian rupa sehingga pengomposan dapat berjalan dengan lebih cepat dan efisien. Teknologi pengomposan saat ini menjadi sangat penting artinya terutama untuk mengatasi permasalahan limbah organik, seperti untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besar, limbah organik industri, serta limbah pertanian dan perkebunan.

Teknologi pengomposan sampah sangat beragam, baik secara aerobik maupun anaerobik, dengan atau tanpa aktivator pengomposan. Aktivator pengomposan yang sudah banyak beredar antara lain: PROMI (Promoting Microbes), OrgaDec, SuperDec, ActiComp, BioPos, EM4 (Effective Microorganism), Green Phoskko Organic Decomposer dan SUPERFARM  atau menggunakan cacing guna mendapatkan kompos (vermicompost). Setiap aktivator memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Pengomposan secara aerobik paling banyak digunakan, karena mudah dan murah untuk dilakukan, serta tidak membutuhkan kontrol proses yang terlalu sulit. Dekomposisi bahan dilakukan oleh mikroorganisme di dalam bahan itu sendiri dengan bantuan udara. Sedangkan pengomposan secara anaerobik memanfaatkan mikroorganisme yang tidak membutuhkan udara dalam mendegradasi bahan organik.

Hasil akhir dari pengomposan ini merupakan bahan yang sangat dibutuhkan untuk kepentingan tanah-tanah pertanian di Indonesia, sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia, fisika dan biologi tanah, sehingga produksi tanaman menjadi lebih tinggi. Kompos yang dihasilkan dari pengomposan sampah dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan kritis, menggemburkan kembali tanah pertanian, menggemburkan kembali tanah pertamanan, sebagai bahan penutup sampah di TPA, reklamasi pantai pasca penambangan, dan sebagai media tanaman, serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Bahan baku pengomposan adalah semua material yang mengandung karbon dan nitrogen, seperti kotoran hewan, sampah hijauan, sampah kota, lumpur cair dan limbah industri pertanian. Berikut disajikan bahan-bahan yang umum dijadikan bahan baku pengomposan.
Asal
Bahan
1. Pertanian
Limbah dan residu tanaman
Jerami dan sekam padi, gulma, batang dan tongkol jagung, semua bagian vegetatif tanaman, batang pisang dan sabut kelapa
Limbah & residu ternak
Kotoran padat, limbah ternak cair, limbah pakan ternak, cairan biogas
Tanaman air
Azola, ganggang biru, enceng gondok, gulma air
2. Industri
Limbah padat
Serbuk gergaji kayu, blotong, kertas, ampas tebu, limbah kelapa sawit, limbah pengalengan makanan dan pemotongan hewan
Limbah cair
Alkohol, limbah pengolahan kertas, limbah pengolahan minyak kelapa sawit
3. Rumah tangga
Sampah
Sampah (padat) rumah tangga dan sampah kota rumah tangga
Limbah padat dan cair
Limbah rumah tangga: Tinja, urin
4. Pasar
Sampah
Sampah (padat) pasar tradisional dan modern
Limbah padat dan cair
Limbah Pasar; Tinja dan urin

Manfaat Kompos

Kompos memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit.
Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, seperti menjadikan hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak.

Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek:
a. Aspek Ekonomi:
1.    Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah
2.    Mengurangi volume/ukuran limbah
3.    Memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bahan asalnya
b. Aspek Lingkungan:
1.    Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dari sampah organik yang membusuk akibat bakteri metanogen di tempat pembuangan sampah
2.    Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan
c. Aspek bagi tanah/tanaman:
1.    Meningkatkan kesuburan tanah
2.    Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
3.    Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah
4.    Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
5.    Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
6.    Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
7.    Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
8.    Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah

Peran bahan organik terhadap sifat fisik tanah di antaranya merangsang granulasi, memperbaiki aerasi tanah, dan meningkatkan kemampuan menahan air. Peran bahan organik terhadap sifat biologis tanah adalah meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang berperan pada fiksasi nitrogen dan transfer hara tertentu seperti N, P, dan S. Peran bahan organik terhadap sifat kimia tanah adalah meningkatkan kapasitas tukar kation sehingga memengaruhi serapan hara oleh tanaman.

Beberapa studi telah dilakukan terkait manfaat kompos bagi tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian menunjukkan bahwa kompos memberikan peningkatan kadar Kalium pada tanah lebih tinggi daripada kalium yang disediakan pupuk NPK, namun kadar fosfor tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan NPK. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman yang ditelitinya ketika itu, caisin (Brassica oleracea), menjadi lebih baik dibandingkan dengan NPK.

Cara Pembuatan Kompos
Bahan-bahan yang digunakan
1.    Kotoran ternak (bisa dari kotoran sapi, kerbau, kambing dan domba, sebanyak 2.000 kg
2.    Jerami yang dicacah terlebih dahulu kurang lebih 5-10 cm, 1.000 kg
3.    Arang Sekam, yakni sekam yang sudah dibakar namun tidak sampai menjadi abu, 1.000 kg
4.    Air, 20 liter
5.    EM4, 5 sendok makan
6.    Gula pasir, 5 sendok makan
7.    Bubuk gergaji atau bisa juga dengan dedaunan dan bahan-bahan organik lainnya.

Alat-alat yang diperlukan
1.    Sekop
2.    Cangkul
3.    Sarung tangan
4.    Karung goni

Proses Pembuatan
1.    Siapkan media pembuatan pupuk, di tempat yang sejuk tidak terkena matahari langsung dan tidak kena hujan jika terjadi hujan.
2.    Larutkan EM4 dan gula ke dalam air.
3.    Lapisan pertama, campurkan kotoran ternak dengan arang sekam kemudian aduk hingga merata, setelah itu taburkan dekomposer (EM4 dan gula yang sudah dilarutkan dalam air) tadi secukupnya, aduk hingga merata.
4.    Lapisan kedua taburkan jerami, dedak, bubuk gergaji dan bahan-bahan organik lainnya hingga merata kemudian siramkan dekomposer tadi.
5.    Setelah itu tutup rapat tumpukan bahan-bahan tadi dengan rapi menggunakan karung goni dan jerami.
6.    Hari kedua aduk adonan tersebut hingga merata dan tutup kembali rapat-rapat.
7.    Lakukan monitoring setiap pagi dan sore, dengan cara memasukkan tangan (dengan sarung tangan) jika tangan kita tidak kuat menahan panas adonan maka adonan belum siap dipakai. Aduk setiap kali melakukan monitoring.
8.    Biasanya hari keempat adonan sudah siap, cara menceknya dengan cara memasukkan tangan anda ke dalam campuran, jika bisa menahan panas adonan maka pupuk kompos organik siap dipakai.

Senin, 03 November 2014

PRODUK ORGANIK DAN PROBIOTIK (3)

Berikut adalah informasi lanjutan berbagai jenis produk Probiotik dan atau Pupuk Organik Cair yang beredar di pasaran. Jenis produk ini dapat diaplikasikan untuk mengatasi masalah yang dihadapi dalam usaha budidaya perikanan. Informasi yang tertera bersumber langsung dari pemilik produk. Semoga bermanfaat.

AQUA SIMBA D
Mikroba probiotik untuk perikanan tawar
a.Manfaat:
•    Menurunkan tingkat kematian benih ikan
•    Mempercepat proses penyembuhan luka pada ikan
•    Menurunkan tingkat stress ikan
•    Meningkatkan hasil panen
•    Memperbaiki kualitas air kolam
•    Sebagai bahan campuran pakan ikan
b. Cara Penggunaan:
Aktifkan Agua Simba D (100 ml Aqua Simba D + 1 liter air kolam + 0,5 ons gula)
Diamkan minimal 5 jam dan diaduk 2-3 kali. Larutan aktif ini siap digunakan.
c.  Pemakaian:
Tebarkan larutan aktif ke kolam dengan konsentrasi 1 liter larutan aktif per meter kubik tiap pekan sampai air kolam terlihat normal. Setelah air kolam terlihat jernih (tidak berbau busuk, tidak berbusa, dan tidak blooming), penebaran larutan aktif dilanjutkan dengan konsentrasi 0,5 liter per 1.000 meter kubik tiap pekan sampai masa panen
1.Sebagai bahan campuran pakan ikan
•    Encerkan Aqua Simba dengan air 1:25
•    Campurkan 50% dedak dengan 50% ampas tahu, lebih baik ditambah sumber protein secukupnya (tepung ikan, sampah ikan asin, siput, keong, dll)
•    Campurkan secara merata Aqua Simba D yang sudah diencerkan dengan campuran di atas
•    Biarkan 2-3 jam, aduk 1-2 kali
•    Pakan siap diberikan pada ikan.
2.Campuran pakan ikan jadi
•    Encerkan Aqua Simba D dengan perbandingan 1:10
•    Siramkan pada pakan jadi dengan takaran 1 liter Aqua Simba D yang sudah diencerkan dengan 10 kg pakan, aduk rata.
•    Diamkan selama kurang lebih 3 jam dan pakan siap diberikan pada ikan.
Perhatian:
•    Simpan di tempat sejuk dan tidak kena sinar matahari langsung
•    Hindari terlalu sering membuka kemasan
•    Kemasan dapat disimpan maksimum 2 tahun bila tidak pernah dibuka
•    Kemasan yang baik berbau asam, sedangkan kemasan yang rusak berbau busuk (jangan digunakan untuk ikan, tetapi dapat digunakan sebagai pupuk tanaman setelah diencerkan dengan air 10-25 kali).


AQUA SIMBA L
Kegunaan:
•    Memperbaiki kualitas perairan tambak dengan meningkatkan proses oksidasi perairan sehingga dapat menurunkan konsentrasi senyawa toksik seperti amonia, nitrit, dan sulfid.
•    Meningkatkan proses dekomposisi sisa organik di dasar tambak.
•    Memperbaiki pertumbuhan diatom perairan tambak.
•    Mengontrol kepadatan bakteri patogen Vibrio dalam air tambak.
•    Meningkatkan daya makan udang laut.
•    Meningkatkan ketahanan tubuh terhadap serangan penyakit.
•    Memungkinkan daur ulang (remediasi) air buangan tambak.
•    Mampu merevitalisasi lahan tambak yang sudah lama beroperasi.
•    Mengurangi penggunaan obat-obatan kimia sintetis sehingga menghemat biaya dan ramah lingkungan.

 


BIODES
Mengandung bakteri yang sangat kuat yang diformulasikan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas air dan kesehatan ikan; dapat diaplikasikan untuk semua jenis ikan, baik di air tawar maupun air asin; merupakan produk bioteknologi yang ramah lingkungan serta aman bagi manusia, hewan dan tumbuhan.
Manfaat:
- Mengurangi kadar amonia
- Mengurai sisa pakan dan kotoran
- Menstabilkan dan meningkatkan oksigen terlarut
- Menjaga kualitas dan kecerahan air
- Menyeimbangkan dan menjaga tingkat pH dan alkalinitas
- Mengurai gas beracun seperti H2S dan nitrit
- Mengurangi jumlah organisme patogen dan mencegah penyakit
- Menekan pertumbuhan alga
- Menjaga kualitas kesehatan dasar kolam
- Meningkatkan daya tahan terhadap stress dan penyakit
- Meningkatkan nafsu makan dan penyerapan nutrisi
- Menumbuhkan dan menstabilkan jumlah plankton
- Mengurangi tingkat kematian
- Mempercepat masa panen
- Meningkatkan kualitas dan rasa daging
Dosis : 0,1-0,3 gram per m3 air kolam/tambak

LACTOGRO AQUA

Mengandung probiotik yang akan meningkatkan kemampuan dalam mencerna makanan dan juga mencegah pertumbuhan mikroba patogen dalam sistem pencernaan.
Bakteri yang terkandung di dalamnya akan melapisi sistem pencernaan dengan biofilm yang berfungsi sebagai penghalang bagi bakteri patogen yang berusaha menginfeksi di dalam sistem pencernaan ikan dan udang. Juga merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi zat-zat imunitas untuk melawan bakteri patogen dan virus. Dapat bertindak sebagai sistem pertahanan kedua dari serangan infeksi.
Manfaat:
- Melapisi sistem pencernaan dengan biofilm sehingga tidak mudah oleh bakteri patogen
- Merangsang tubuh untuk menghasilkan zat antibodi
- Mempercepat proses moulting dan pengerasan pada kulit udang
- Meningkatkan efisiensi pakan (FCR)
- Meningkatkan nafsu makan dan penyerapan nutrisi dalam sistem pencernaan
- Meningkatkan metabolisme serta daya tahan terhadap penyakit dan stres
- Mengurangi angka kematian
- Mengurangi lemak tubuh, meningkatkan prosentase daging/karkas non lemak
- Mempercepat pertumbuhan berat badan dan mempersingkat masa panen
Dosis: 0,3-0,5 gram per kg pakan

NUTRIFISH

Manfaat:
1. Mempercepat proses moulting udang dan memacu pertumbuhan ikan.
2. Menurunkan tingkat kematian ikan dan udang selama dalam pemeliharaan.
3. Mempertahankan kualitas air dan menghilangkan bau amis pada kolam.
4. Mempercepat masa panen dan mengurangi biaya produksi secara total.
5. Mempercepat penyembuhan luka pada tubuh ikan.
6. Meningkatkan penyerapan protein dan karbohidrat dari pakan ikan.
7. Meningkatkan nafsu makan ikan (udang dan ikan lahap makan) .
Petunjuk Pemakaian:
a.    Campurkan 1 tutup botol NUTRIFISH ke dalam 1 kg pakan ikan/udang, baik pakan (pellet) baik apung maupun tenggelam.
b.     Biarkan 15 menit sampai pakan mengembang.
c.     Taburkan ke kolam/tambak.

NUTRI GURAME

Probiotik pertumbuhan ikan gurame
Kemasan: 500 ml
Manfaat:
1. Mempercepat proses pertumbuhan ikan
2. Mengurangi jumlah kematian ikan di kolam
3. Meningkatkan kualitas air kolam
4. Mempercepat masa panen dan mengurangi biaya pakan secara total
5. Meningkatkan nafsu makan
6. Mempercepat penyembuhan luka pada ikan.

PROBIU

Fungsi dan kegunaan:
•    Menstabilkan dan meningkatkan kualitas air
•    Menstabilkan pertumbuhan plankton
•    Menekan pertumbuhan patogen penyakit
•    Meningkatkan stamina udang dan ikan terhadap patogen
•    Menstabilkan saluran pencernaan ikan dan udang
•    Membantu kestabilan oksigen dalam perairan dengan menekan aktivitas nitrifikasi.

 


SUPER LELE
Manfaat:
- Probiotik meningkatkan hasil panen Ikan Lele
- Menghemat pakan Ikan Lele
- Mempercepat waktu panen Ikan Lele
- Meningkatkan kualitas air kolam
- Menghilangkan bau amis pada kolam Ikan lele
- Menekan tingkat kematian (mortalitas) ikan lele
- Memacu pertumbuhan ikan lele
- Membantu proses penyembuhan luka pada ikan lele.
Cara Pemakaian:
Penggunaan dengan pelet:
1.    Tuangkan 1 tutup Super Lele dengan 0,5 liter air, aduk hingga rata.
2.     Kemudian masukkan 2 kg pelet ke dalam campuran tadi, diamkan sampai ± 10 menit baru diumpankan.
3.     Pakan yang telah dicampuri dapat disimpan kurang lebih 12 jam setelahnya.

SUPER PLANKTON

Manfaatnya:
1. Menyuburkan dasar kolam dan tambak
2. Merangsang dan memacu pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan
3. Meningkatkan daya tahan ikan terhadap penyakit
4. Menetralisir racun yang berasal dari kotoran ikan dan sisa makanan di dasar kolam
Cara Pemakaian :
Aplikasi pada kolam terpal/tembok/tanah: tiap luasan kolam 1 m2 diperlukan 1-2 tutup Super Plankton yang dilarutkan dalam 1 liter air aduk dan tebarkan secara merata di kolam setiap 5-6 hari agar plankton dapat tumbuh subur.

TIGER BAC
Mengandung : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Yeast (Saccharomyces cerevisiae), Enzym, Amylase, Protease, Lipase, Cellulase.
Kemasan: 500 gram
Indikasi:
- Menurunkan ammonia, nitrit, hidrogen sulfide dan gak toksik lainnya di tambak/kolam
- Menguraikan bahan organik (sisa pakan, plankton yang mati, kotoran, dll.)
- Menekan pertumbuhan bakteri yang merugikan seperti Vibrio sp.
- Meningkatkan ketahanan hidup udang/ikan
Dosis dan Cara Pemakaian:
Campurkan 250-300 gram dengan 20 liter air dan tebarkan secara merata pada tambak/kolam per 1.000 m2 dengan kedalaman 1-1,5 m. Berikan setiap 7 (tujuh) hari selama masa pemeliharaan.

Sabtu, 13 September 2014

PRODUK PUPUK ORGANIK DAN PROBIOTIK (1)

Ada banyak produk pupuk organik dan atau probiotik yang beredar di pasaran. Berikut adalah beberapa di antaranya yang bisa diaplikasikan untuk budidaya perikanan. Informasi yang tertera bersumber langsung dari pemilik produk. Mudah-mudahan bermanfaat.

ABG TAMBAK
ABG merupakan konsentrat organik hasil ekstraksi secara mikrobiologis melalui proses fermentasi berbagai bahan organik berkualitas tinggi (ikan, ternak dan tanaman), mengandung senyawa bioaktif (asam-asam amino, enzim, vitamin), diperkaya dengan nutirisi dan mineral esensil yang sangat diperlukan tanaman maupun ikan (Udang, Bandeng, Gurame, Mas, Lele, Tawes, Nila dan lain-lainnya).
Manfaat:
§ Meningkatkan nafsu makan dan melancarkan pencernaan
§ Meningkatkan kesehatan ikan, vitalitas dan daya tahan terhadap penyakit
§ Sebagai sumber nutrisi, vitamin dan mineral (food supplement)
§ Memacu pertumbuhan dan hasil panen ikan
§ Mempersingkat masa tambak (lebih cepat panen)
§ Meningkatkan kualitas air kolam/tambak (water conditioning) dan meningkatkan tumbuhan plankton
§ Mempercepat penguraian bahan organik pada dasar kolam/tambak Applikasi hemat dan praktis dan ramah lingkungan
Kandungan dan Komposisi: 6% C-org, 2% N, 1% P2O5, 1% K2O, 0,5% CaO, 0,1% MgO, 0,2% S dan mikro elemen (B, Cu, Co, Cl, Fe, Mn, Mo, Na, Zn,), senyawa bioaktif (karbohidrat, protein, asam-asam amino, vitamin, enzim, asam humat dan lain-lainya).
Teknik Aplikasi
1. Pembenihan: Larutkan 1 cc ABG-Tambak/m3 air. Pemberian dilakukan pagi hari pada saat ikan mulai menetas (ikan mas sekitar 30 jam setelah bertelur, udang pada waktu larva mulai menetas). Larutan disemprotkan merata pada permukaan. Penggunaan hanya satu kali.
2. Water Conditioning: Setelah kolam dikeringkan, berikan 1-2 lt ABG-Tambak/ha pada dasar kolam dan genangi dengan air (10-20 cm) biarkan sekitar 1-2 pekan. Setelah sekitar 1 pekan kolam dipenuhi dengan air dilakukan penebaran benih. Selanjutnya berikan sekitar 1 lt ABG-Tambak per hektar dengan interval 1-2 pekan hingga menjelang panen
3. Pakan: Campurkan ABG-Tambak atau semprotkan 5-10 cc untuk 1-2 kg pakan, pakan diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore) atau setidak-tidaknya satu kali per hari (pagi) atau disesuaikan dengan lazim dilakukan petani setempat. Alternatif: Pakan dicelupkan pada larutan ABG-Tambak (1-2 cc/lt air) selama beberapa detik (gunakan jaring halus) atau disemprotkan pada pakan.
Aplikasi ABG-Tambak Melalui Pakan
a. Fase Stadium Benih (Pemberian Melalui Pakan)
·   Tujuan: menumbuhkan fitoplankton, zooplankton dan hewan kecil yang merupakan pakan benih ikan/udang.
·   Berikan ABG-Tambak dosis 5-10 cc untuk campuran 3-5 kg pakan, dengan cara larutkan ABG-Tambak dengan air kemudian semprotkan larutan secara merata ke permukaan pakan hingga basah dan biarkan 30 menit atau hingga kering.
·   Berikan pakan tersebut ke dalam tambak.
·   Berikan setelah pengolahan lahan (pembalikan& pengapuran), berikan juga Urea 20 gr/m2, SP-36 10 gr/m2, dan ABG-Tambak 2 liter/Ha.
·   Pemberian ABGT melalui Pakan dengan dosis 3-5 cc untuk 3-5 kg Pakan. Interval 2x satu pekan.
·   Pemberian langsung ke air kolam dilakukan 3-4 pekan setelah tebar benur dengan dosis 1-2 liter/Ha. Dengan cara dilarutkan terlebih dahulu setelah itu baru disebar.
b. Fase Pendederan dan Pembesaran pada Kolam Beton 
·   Pemberian ABGT melalui Pakan dengan dosis 5-10cc untuk 3-5 kg Pakan. Interval 2x satu pekan.
·   Pemberian langsung ke air kolam dilakukan 3-4 pekan setelah tebar benur dengan dosis 1-2 liter/Ha. Dengan cara dilarutkan terlebih dahulu setelah itu baru disebar.

BIG HARVEST
Suplemen untuk perikanan dan pertambakan, termasuk udang, mampu meningkatkan penyerapan makanan sehingga pertumbuhan maksimal dengan biaya pakan lebih rendah, dan mortalitas lebih rendah.

BINTANG KENCANA
Keunggulan:
• Menambah daya tahan ikan, kepiting dan udang terhadap serangan penyakit.
• Merangsang nafsu makan.
• Membantu dan memperbaiki proses pencernaan makanan.
• Merangsang pertumbuhan ikan, udang, kepiting, dan rumput laut.
• Dapat di berika pada ikan, udang, rumput laut, kepiting pada berbagai usia dan waktu.
• Menjadikan tanah lebih subur.
• Membantu melarutkan sisa-sisa pupuk kimia di dalam tanah sehingga menjadikan tanah lebih baik dan subur.
• Dapat menghemat penggunaan pupuk dasar (Urea dan SP36) hingga 30%.
• Menigkatkan produksi dan kualitas produksi.
• Terbuat dari bahan 1.005 organik sehingga aman bagi manusia, hewan serta ramah lingkungan
• Menambah tingkat hidup ikan, udang dan kepiting

BIOMIKRO
Produk Pupuk Biologi Cair Bio Mikro untuk perikanan maupun tambak dengan menggunakan Formula AGPI (Agricultural Growth Promoting Inoculant) yang ditemukan oleh Prof Lukman Gunarto.
Manfaat:
o  Meningkatkan kualitas, produktivitas dan sanitasi perairan tambak
o  Menekan tingkat serangan penyakit dan mencegah stres serta meningkatkan kesehatan udang dan ikan
o  Meningkatkan sumber pakan dan mempercepat pertumbuhan serta penggemukan ikan dan udang
o  Mengurai endapan sisa-sisa pakan, pupuk, bahan - bahan organik serta kotoran hewan air yang menjadi sumber penyakit

o  Menghemat penggunaan pupuk yang diperlukan bagi pertumbuhan plankton sekaligus mengurangi kontaminasi zat kimia di perairan tambak

o  Efisien, efektif, ekonomis dan ramah lingkungan


BIO SUGIH TAMBAK
Manfaat:
- Meningkatkan Survival Rate
- Mempercepat pertumbuhan udang dan ikan
- Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit
- Menjaga keseimbangan ekosistem tambak
- Meningkatkan daya dukung ekosistem pada tambak
- Membasmi penyebab penyakit pada udang dan ikan
- Menguraikan racun dan limbah organik di dasar tambak
- Menumbuhkan makanan alami udang dan ikan
- Meningkatkan daya tahan terhadap stress.
5 kekuatan Biosugih tambak:
- Mineral seimbang: Untuk meningkatkan metabolisme tubuh, daya tahan, dan untuk meningkatkan penyerapan protein.
- Asam Amino: Sebagai makanan bergizi bagi udang dan ikan serta meningkatkan jumlah bakteri penyubur ekosistem tambak.
- ZPT Alami: Hormon tumbuh bagi plankton sehingga menjamin ketersediaan pakan alami dan menjaga kestabilan ekosistem.
- Mikroba Probiotik: berguna menguraikan racun dan sampah organik, meningkatkan daya tahan udang dan ikan, dll.
- Pembasmi Penyakit: Memberantas jamur dan bakteri penyebab berbagai penyakit.
Kekuatan BioSugih Tambak seperti gabungan antara: suplemen mineral, ditambah protein lengkap, hormon tumbuh plankton, mikroba probiotik, dan antibiotik alami.
Berdasarkan hasil dilapangan, teknik budi daya yang baik dan ditambah dengan penggunaan BioSugih Tambak, diperoleh hasil-hasil sbb:
- Waktu panen yang lebih cepat --> Udang dapat dipanen setelah 2,5 bulan.
- Hasil panen meningkat --> Tambak udang dengan padat tebar 50.000 ekor / Ha tanpa pakan diperoleh hasil 500-600 kg.
- Kualitas merata --> Udang memenuhi standar kualitas ekspor (30 ekor / kg).
- Udang bebas dari stress dan penyakit udang seperti white spot.
- Penurunan kebutuhan pakan.

Bio Vit ANNISA
Manfaat:
·      Meningkatkan hasil panen sampai dengan 40% dan lebih berkualitas.
·      Membantu menciptakan dan mempertahankan ekosistem tambak yang seimbang.
·      Memberikan jenis unsur makro dan mikro lengkap untuk mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan dan udang.
·      Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang, sehingga panen lebih awal.
·      Meningkatkan pertumbuhan dan sistem kekebalan pada ikan dan udang.
Komposisi: Makro: N, P, K alami. Mikro: B, Fe, Zn, Co, Ca, Cu, Mg, C

BEEN SAE EM9
Efective Microorganisms 9 Perikanan dan Tambak. Merupakan kultur mikro organisme yang menguntungkan, bermanfaat untuk meningkatkan kualitas air tambak dan meningkatkan kualitas produksi udang/ikan. Sebagian besar terdiri dari bakteri fotosintetik, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp), Actinomycetes sp, Streptomyces sp, dan Yeast (ragi). Diproduksi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mikro dan makro pada ikan sehingga dapat meningkatkan kualitas ikan yang baik.
Manfaat:
o Memperbaiki mutu air tambak.
o Menguraikan sisa-sisa makanan, kotoran ikan atau udang menjadi senyawa organik yang bermanfaat.
o Menekan mikro organisme patogen.
o Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ikan dan udang.
o Menekan hama dan penyakit yang ada dalam air tambak.
Aturan Pakai:
·   Pada saat Pengolahan dasar tambak berikan bokashi sebanyak 3-5 ton per hektar.
·   Kemudian siramkan larutan sebanyak 4-6 liter per hektar dan berikan selama 2 pekan.
·   Selama masa pertumbuhan udang dan ikan, berikan sebanyak 16.liter perhektar.
·   Interval waktu pemberian adalah 1 bulan sekali atau tergantung pada kondisi air tambak.

EM4 Perikanan dan Tambak
Produk EM4 Perikanan dan Tambak merupakan kultur EM4 yang menguntungkan, berguna untuk meningkatkan bakteri pengurai bahan organik, menekan pertumbuhan bakteri pathogen, menstimulasi enzim pencernaan dan meningkatkan kualitas air pada tambak. Manfaat:
§  Meningkatkan pertahanan tubuh ikan/udang (SR)
§  Meningkatkan pertumbuhan dan size ikan/udang (GR)
§  Meningkatkan imunostimulan/daya tahan ikan/udang
§  Meningkatkan daya tahan tubuh ikan/udang sehingga mengurangi penggunaan antibiotik.
§  Efisiensi energi dan pengelolaan kualitas air
§  Memfermentasi sisa pakan, kotoran, cangkang udang di dasar tambak
§  Meningkatkan oksigen terlarut (DO) dan air menjadi bersih sehingga tidak diperlukan penggantian air berulang-ulang.
§  Menguraikan gas-gas amoniak, metan dan hydrogen sulfide.
§  Mempertahankan kualitas lingkungan
§  Aman dan ramah lingkungan.
Penggunaan Em4 pada perikanan dan tambak udang dapat diaplikasikan pada saat pengolahan tanah dasar tambak atau pada masa pemeliharaan.
a. Pada Pengolahan Tanah Dasar Tambak
§ Setelah tanah dikeringkan dan dicangkul/dibajak lalu direndam air sedalam 20 cm kemudian disiram dengan EM4 sebanyak 6 liter per ha, biarkan selama 4-7 hari dan keringkan kembali selama 4 hari.
§ Tanah dikapur sebanyak 300 kg/ha dan dipupuk dengan EM Bokashi 250 kg/ha.
§ Di isi air dengan ketinggian 20 cm, lalu siram dengan larutan EM4 sebanyak 6 liter/ha, dan biarkan selama 1 pekan.
§ Tambahkan air sehingga mencapai 60-80 cm bersamaan dengan itu siramkan EM4 sebanyak 6-8 liter/ha, lalu biarkan selama 1 pekan hingga menjelang benur ditebar.
b. Pada Masa Pemeliharaan
Setelah benur berumur 1 bulan, siramkan EM4 sebanyak 1-3 ppm/pekan/ha atau pada saat pergantian air sesuai dengan kondisi air.

HUMUSTAR TAMBAK
Humustar Tambak (Humic Acid) merupakan pupuk organik pengganti pupuk kandang (KoHe) utk Lele & Perikanan. Cocok untuk budidaya Ikan Lele, Ikan Mas, Bandeng dan Udang. HumuStar Tambak adalah komponen bahan organik yang diproses secara modern yang berfungsi untuk peningkatan produktifitas budidaya Ikan dan Udang.
Fungsi dan Manfaat:
o  Memperbaiki kualitas air tambak (menetralkan pH).
o  Mempercepat persiapan air tambak.
o  Menekan tingkat kematian ikan/udang.
o  Mempercepat proses penyembuhan luka pada ikan/udang.
o  Meningkatkan nafsu makan ikan/udang.
o  Menjadikan gerakan menjadi agresif (lincah).
o  Menekan pertumbuhan lumut.
o  Mempercepat terbentuknya klekap (pakan alami) pada tambak.
o  Menghilangkan bau kolam ikan yang diakibatkan kotoran ikan maupun sisa makanan.
o  Mempercepat masa/jangka waktu panen.
o  Menghilangkan racun dalam tambak.
Spesifikasi: Humic Acid : 55%; Kapasitas Tukar Kation: 252 me/100 gr; C/N rasio: 41,2; pH: 8-9
Aturan Pakai:
a. Tambak Tanah
- Pengeringan :
Taburkan HumuStar Tambak secara merata pada kolam dan biarkan selama 1-2 hari (untuk menetralkan pH tanah).
- Pengisian Air:
Taburkan lagi HumuStar Tambak setelah air kolam setinggi 60-70 cm sebanyak 100-150 gr/m3 (ketinggian air kolam dapat disesuaikan dengan kebiasaan)
b. Tambak Terpal/ Kolam Beton
- Persiapan Air:
Taburkan HumuStar Tambak setelah air kolam penuh dengan ketinggian air 60-70 cm sebanyak 50-100 gr/m3
HumuStar Tambak dapat ditaburkan 1-2 jam setelah hujan reda sebanyak 10-20 gr/m3 bila dibutuhkan. (Untuk menghilangkan stres ikan, menstabilkan pH air dan mengobati luka ikan akibat terkena air hujan).

MARINE BIO AQUATIC
Produk ini berisi mikroba-mikroba pengurai limbah organik atau sisa-sisa pada lahan tambak ikan atau udang.
Manfaat:
1. Mempercepat proses dekomposisi limbah organik (karbohidrat, lemak, protein) perairan
2. Mempercepat pertumbuhan plankton dan menekan pertumbuhan penyakit/pathogen
3. Menurunkan kadar senyawa beracun (Amonia, Nitrit, Hidrogen sulfida)
4. Mampu mensuplai oksigen dan mengikat logam berat
5. Mempercepat proses keseimbangan biologi di perairan dan mencegah Over Blooming Algae

MARINE BIO STIMULANT
Produk probiotik ini untuk pencernaan ikan atau udang.
Manfaat:
o  Menambah nafsu makan.
o  Menambah berat badan
o  Menyeimbangkan mikroflora pencernaan udang/ikan
o  Meningkatkan kekebalan udang terhadap penyakit
o  Meningkatkan pertumbuhan dan tingkat ketahanan hidup ikan / udang
o  Meningkatkan penyerapan nutrisi pada saluran pencernaan sehingga
menurunkan FCR
.
Sediaan produk: 1 liter dan 5 liter

NATURE
Penyubur Dasar Tambak. Merupakan mikroba probiotik lokal isolat alami Indonesia untuk pengolahan tanah dasar tambak yang berkesinambungan.
Fungsi dan Manfaat:
-  Memperbaiki struktur tanah dan menyuburkan dasar tambak sehingga pakan alami seperti cacing berkembang melimpah
-  Mengurai racun-racun di dasar tambak seperti amoniak, nitrit, dan sulfit serta membuat kondisi air lebih stabil sehingga ikan/udang tidak gampang stress, lemah, atau terkena penyakit
- Menyembuhkan ikan dan udang dari munggut/salad, penyakit nyala kuning, dll.
- Menumbuhkan plankton sehingga air tambak selalu hijau
-  Meremajakan lagi tambak yang sudah lama beroperasi agar normal kembali kesuburannya
-  Mencegah ikan dan udang dari serangan jamur dan bakteri pathogen yang merugikan
-  Meredam perbedaan suhu yang tajam antara siang dan malam pada musim pancaroba
Petunjuk Pemakain Untuk Tambak (per Hektar):
a.  Tambak secara umum. Masukkan air ke tambak setinggi 5-10 cm. Campurkan 1-2 liter NATURE dengan 0,5 kg gula/tetes tebu dan aduk-aduk dalam 10-50 liter air. Biarkan selama 6-12 jam, setiap jam diaduk agar proses berlangsung sempurna. Selanjutnya sebar merata ke tambak. Biarkan kondisi ini 10-12 hari. Baru air dimasukkan secara penuh dan bibit masuk. Jika ingin hasil lebih bagus, sebelun dasar tambak diberi NATURE, sebari dulu dengan pupuk hijau/kompos.
b.  Tambak Bandeng. Campurkan 2-4 liter NATURE, 10-20 liter air (boleh lebih), 1 kg gula /tetes tebu. Aduk-aduk lalu diamkan 1 jam. Setelah itu ditebar merat ke tambak. Selanjutnya diulang setiap 7-10 hari untuk menambah plankton
c.  Dasar tambak Udang windu/galah. Campurkan 4 liter NATURE, 10-20 liter air, 1 kg gula/tetes tebu. Aduk-aduk lalu diamkan selama 1 jam. Setelah itu ditebar merata ke tambak. Selanjutnya ulang 7-10 hari untuk menambah plankton
d.  Menghijaukan air tambak. Campuirkan 3-4 liter NATURE pada 1-2 kwintal pupuk kandang/guano atau pupuk anorganik seperti Urea/NPK, SP36 10 kg. Aduk-aduk 1-6 jam. Kemudian sebar merata ke tambak. Pemberian NATURE diulang lagi setiap kondisi air kurang bagus/sehabis hujan dan lebih bagus jika dioplos dengan NUTRISI
e.  Mengatasi munggut, stress, kondisi blooming. Campurkan 3-4 liter NATURE, 10-20 liter air boleh lebih, 1 kg gula/tetes tebu. Aduk-aduk dan diamkan 1 jam. Setelah itu tebar merata ke tambak. Jika belum teratasi secara maksimal, ulangi lagi pemberian NATURE langsung keesokan harinya sampai kondisi tambak, ikan dan udang pulih normal dan lebih bagus jika dioplos dengan NUTRISI
f.   Ipukan/pendederan bibit ikan lainnya. Campurkan 10-15 tutup botol NATURE pada 5 sendok gula dan 2 liter air, aduk merata diamkan 1 jam lalu sebarkan ke kolam. Dosis tadi untuk luasan kolam 20-30 m2 dengan ketinggian 50-70 cm. Tidak berbahaya diberikan dalam dosis lebih banyak.
Kandungan: Lactobacillus, Acetobacter, Azotobacter, Bacillus, dan yeast serta mikroba terseleksi dengan kepadatan sangat tinggi. Kemasan: 1.000 ml

SUPER NATURAL NUTRITION (SNN)
Merupakan produk pupuk organik cair selaras alam yang didapatkan dari hasil ekstraksi bahan-bahan organik yang berasal dari limbah alam, limbah tanaman dan limbah ternak. Komposisi komplek yang berada di dalam pupuk ini mulai dari unsur hara makro & mikro, zat pengatur tumbuh indole acetic acid serta tiga hormon penting lainnya (giberelin dan sitokinin), merupakan komponen penting yang sangat diperlukan oleh tanaman dalam proses pertumbuhan (fase vegetatif), proses perkembangan (fase generatif) sehingga produktifitas tanaman dapat maksimal.
Kandungan 1 (satu) liter SNN memiliki fungsi unsur hara yang setara dengan 1 (satu) ton pupuk kandang.
Fungsi/manfaat:
o  Membantu mengembalikan kesuburan tanah yang telah hilang akibat dari akumulasi pupuk kimia dalam tanah dengan cara melarutkan secara bertahap sehingga menjadi senyawa kimia sederhana yang mudah diserap oleh tanaman.
o  Menjaga fungsi sistem metabolisme jaringan tanaman dan senyawa polifenol sebagai daya tahan tanaman sehingga tidak mudah terserang penyakit.
o  Memacu pertumbuhan akar, batang dan daun; merangsang pembentukkan bunga, buah dan umbi; serta mengurangi kerontokkan bunga dan buah.
o  Memacu aktivitas mikroorganisme tanah sehingga pemupukkan lebih efektif dan efisien.
o  Dapat mengurangi konsumsi pemakaian pupuk kimia dalam tanah (Urea, SP-36, KCl dan ZA) hingga 25%.
o  Dengan aroma yang khas, SNN mampu mengurangi tingkat serangan hama.
o  Dapat juga dipergunakkan dalam lahan kolam/ tambak untuk membantu pembentukkan plankton sebagai makanan alami ikan, udang, bandeng dll.
Kandungan Unsur Hara: Hara Makro: Nitrogen (± 25%); Phospat (± 25%); Kalium (± 25%); Magnesium (lengkap); Belerang (lengkap); dan Kalsium (lengkap). Hara Mikro: Besi, Natrium, Seng, Tembaga, Mangan, Boron, Klor dan unsur lain dengan komposisi lengkap. Ditambah dengan kandungan asam-asam organik/indole acetic acid (humat dan fulvat) serta zat pengatur tumbuh Auksin, Sitokinin dan Giberelin.
Produk dikemas dalam botol bersegel dengan volume per botol 500 cc.

SUPER BIOTA PLUS
Formula Khusus Tambak. Manfaat dan Keunggulan:
* Memperbaiki standar kualitas air.
* Meningkatkan DMA (Daya Menggabungkan Asam) air, berfungsi sebagai pencegah terjadinya perubahan pH air secara mendadak.
* Menekan kematian (mortalitas awal).
* Meningkatkan ketersediaan makanan alami udang dan ikan.
* Mempunyai aroma yang khas, yang mampu meningkatkan daya rangsang udang dan ikan untuk makan.
* Dapat menetralisir kadar garam/salinitas air tambak sehingga dapat meningkatkan hasil budidaya tambak.
* Dapat juga digunakan pada rumput laut yang dibudidayakan di tambak darat.
Cara Pemakaian:
1.Tambak yang sudah bersih bebas dari siput dan ikan liar dalam keadaan kering, gunakan Super Biota Plus sebanyak 2 liter di campur dengan 200 liter air disiramkan ke permukaan tambak secara merata (sebagai pupuk dasar).
2. Setelah 2 hari masukkan air dan berikan kembali Super Biota Plus sebanyak 1 liter dan campur air 100 liter, disiram kesekeliling tambak secara merata.
3. Setelah 2 hari benur/nener siap dilepas di sekeliling tambak. Ulangi pemberian Super Biota Plus setiap 2 pekan sekali.
4. Super Biota Plus dapat diberikan langsung pada tambak yang telah berisi udang dan ikan dengan cara pemberian 2 liter Super Biota Plus dicampur dengan air 100 liter dan disiram-siramkan ke sekeliling tambak, selanjutnya berikan Super Biota Plus 2 pekan sekali sebanyak 1 liter perhektar.
5. Jangan diberikan pupuk organik cair lengkap Super Biota Plus pada tambak, saat akan penggantian air.
  
SUPERMES E
·   Mengandung unsur-unsur Kimiawi dan Botanik dari beberapa elemen yang didapat dari tanaman
·   Menyuburkan Tanah Dasar Tambak/Empang, serta meningkatkan efisiensi pemakaian Pupuk Dasar
·   Meningkatkan pertumbuhan Udang dan Ikan, serta mengurangi mortalitas/kematian
·   Tidak berbahaya bagi Manusia/Ternak dan tidak merusak lingkungan
·   Bisa dicampur dengan segala macam obat hama lain.

TON
(Tambak Organik Nusantara). Mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan untuk perbaikan lingkungan/ekosistem tambak. Selain unsur-unsur ionik yang aktifasinya tinggi, juga mengandung karbon aktif yang sangat baik untuk mengikat senyawa-senyawa beracun (toxic) yang mencemari lingkungan pertambakan. TON mengandung unsur makro dan mikro lengkap yang sangat dibutuhkan oleh plankton (zoo dan fitoplankton) yang merupakan pakan alami udang dan ikan. Selain unsur-unsur yang dikandung tersebut, TON juga mengandung senyawa-senyawa organik penting yang dibutuhkan dalam budidaya tambak seperti: protein, lemak, dan vitamin-vitamin. Dengan kandungan-kandungan tersebut, TON akan sangat membantu keseimbangan ekosistem/lingkungan dalam tambak, yang akhirnya akan membuat udang dan ikan hidup dengan baik. Selain penggunaan untuk tambak TON juga bagus digunakan untuk perikanan darat (pembibitan dan pembesaran) juga bagus untuk rumput laut.
Manfaat:
o  Dapat mengikat logam berat di perairan dengan membentuk ikatan ionik, kovalen atau ikatan lainnya, sehingga keberadaan unsur yang merupakan logam bebas yang berbahaya tersebut dapat dinetralkan. Logam-logam berat seperti seng, mangan, tembaga, merkuri, nikel, timah, atau cadmium merupakan logam-logam berat yang dapat memasuki areal pertambakan sebagai polutan yang sangat berbahaya bagi kehidupan udang/ikan ataupun konsumennya, sehingga harus dinetralkan agar pengaruh negatifnya dapat dihilangkan.
o  Dapat mengikat bahan-bahan racun dari areal pertanian (sianida, chlorinated diphenol, insektisida, herbisida, limbah rumah tangga, dsb), karena sifat chelat (pengikat) dari bahan organik TON yang banyak mengandung humat-fulvat.
o  Menciptakan keseimbangan alam di areal perairan, sehingga populasi dari biota yang merugikan seperti bakteri, jamur, protozoa, alga, dan plankton yang merugikan dapat dikurangi.
o  Membentuk keseimbangan perairan sehingga dapat mempertahankan alkalinitas, kesadahan (hardness), pH, dan DO (oksigen terlarut) yang optimal untuk pertumbuhan ikan, udang dan hewan lain yang dibudidayakan.
o  Membentuk plankton (fioplankton dan zooplankton) yang menguntungkan bagi budidaya perikanan dengan membentuk keseimbangan lingkungan guna mempertahankan pH dan DO air diinginkan serta sebagai pakan alami.
o  Memberikan tambahan gizi dan nutrisi untuk mempercepat pertumbuhan udang/ikan (dikombinasikan dengan POC NASA/VITERNA jika dicampur pakan), serta meningkatkan kesehatan dan kekebalan ikan/udang terhadap senyawa dan organisme patogen (pengganggu).
o  Meningkatkan dan mengaktifkan kerja dari enzim pencernaan ikan dan udang (dengan ditambah POC NASA/VITERNA Plus jika dicampur pakan).
o  Membantu proses pergantian kulit (moulting) udang karena kondisi lingkungan sangat mendukung dan terciptanya kekebalan tubuh udang sehingga energi untuk moulting saat itu dapat dimiliki oleh udang.
o  Memberikan unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rumput laut.
Kandungan Unsur: N 2.67%, P2O5 1.36%, K 1.55%, Ca 1.46 %, S 1.43%, Mg 0.4%, Cl 1.27%, Mn 0.01%, Fe 0.18%, Cu <1.19 ppm, Zn 0.002%, Na 0.11%, Si 0.3%, Al 0.11%, NaCl 2.09%, SO4 4.31%, C/N ratio 5.86%, pH 8, Lemak 0.07%, Protein 16.69%, Karbohidrat 1.01%, Asam Humat 1.29%.
Catatan: (1). Untuk pencampuran pakan menggunakan POC NASA dengan dosis 5 cc/kg pakan. (2). Pada tahap persiapan lahan tidak diperlukan lagi Urea.
TON tersedia dalam kemasan 250 gr dan 3 kg.